Senin, 13 Januari 2014

Tugas 4

TUGAS BAHASA INDONESIA

ABSTRAKSI
·         ARTI:Abstraksi  adalah Merupakan uraian singkat tetapi lengkap yang dimuali dengan judul, permasalahan pendekatan terhadap masalah landsan teoritik yang digunakan, hasil temuan dan rekomendasi. Abstrak ini cukup  1 halaman diketik  1 spasi. Kadangkala diartikan sebagai sebuah ringkasan dari pengetahuan mengenai proses    informasi dan perpustakaan, seringkali terdiri dari satu paragraf, pada awal suatu dokumen, misalnya dalam penulisan ilmiah.
·         Cara membuat: Bagaimanakah cara membuat abstrak yang baik dan benar? bagaimana cara penulisannya? Hal-hal apa saja yang harus ada ketika kita membuat sebuah abstrak untuk sebuah penelitian. Berikut adalah beberapa petunjuk bagaimana sebuah abstrak itu dibuat.
ABSTRAK ARTIKEL ILMIAH
Tulis:
·         Nama penulis artikel
·         Judul artikel
·         Judul, no. Majalah, bulan dan tahun terbit, jumlah halaman
·         Isi abstrak
·         Nama pengabstrak

ABSTRAK LAPORAN PENELITIAN/SKRIPSI/TESIS/DISERTASI
Tulis:
·         Nama penulis
·         Judul
·         Tahun dan jumlah halaman
·         Isi abstrak memuat pokok permasalahan, tujuan dan metode penelitian, hasil penelitian, simpulan
·         Nama pengabstrak

ABSTRAK PERATURAN
Tulis:
·         Judul, nomor dan tahun peraturan
·         Isi peraturan memuat landasan filosofis dikeluarkannya peraturan, dasar hukum, isi peraturan
·         Catatan
·         Nama pengabstrak

TEKNIK PENULISAN
·         Jarak ketik 1 spasi
·         Maksimal 250 kata
·         Gunakan kalimat aktif
Buang kalimat yang sifatnya memberikan keterangan pelengkap
·           Contoh:
·         Abstrak Deskriptif
Abstrak yang mendeskripsikan pustaka & merefleksikan secara detail
·         ABSTRAK INFORMATIF
Abstrak yang memberikan pemahaman mengenai sesuatu atau konseptualisasi masalah yang di berikan secara menyelurh, tetapi singkat

DAFTAR PUSTAKA
2. Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti Makalah, Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan penelitian. Pemilihan daftar pustaka ini harus benar-benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam makalah. Mahasiswa, Dosen, Siswa tidak boleh mencantumkan nama/judul buku, artikel/jurnal serta dokumen lainnya baik cetak maupun internet yang tidak terdapat dalam daftar pustaka ini.
Mengingat arti Penting dari bagian karya ilmiah yang satu ini, maka mahasiswa, dosen,siswa maupun masyarakat umum lainnya perlu mengetahui Cara dan Teknik Penulisan Daftar Pustaka yang baik dan benar. 

Ada beberapa komponen dalam Teknik Penulisan Daftar Pustaka yaitu :
·         Nama penulis dan nama keluarga (jika ada)
·         Ditempatkannya didepan nama kecil
·         Tahun Penerbitan
·         Judul Buku
·         Tempat Penerbitan
·          Nama Penerbit
Cara Membuat Daftar Pustaka
Adapun beberapa ketentuan serta aturan cara Penulisan Daftar Pustaka yang baik dan benar yaitu :
1. Bagi penulis yang menggunakan marga/keluarga , nama marga/keluarganya ditulis terlebih dahulu, sedangkan untuk penulis yang tidak menggunakan nama marga / keluarga , diawali dengan penulisan nama akhir / belakang kecuali nama Cina.
2. Gelar kesarjanaan penulis tidak perlu dicantumkan dalam daftar pustaka.
3. Judul buku dicetak miring atau digarisbawahi pada setiap kata, jadi tidak dibuat garis bawah yang bersambung sepanjang judul.
4. Baris pertama diketik mulai ketukan pertama sedangkan baris kedua dan seterusnya diketik               mulai ketukan ke-7.
5. Jarak antara baris satu dengan baris berikutnya satu spasi.
6. Jarak antara sumber satu dengan sumber berikutnya dua spasi

Sedangkan untuk Cara Penulisan Daftar Pustaka dan teknik Penulisan Daftar Pustaka dibedakan berdasarkan sumbernya yaitu sumber dari Jurnal , buku, Internet, Peraturan Pemerintah , Perundang-undangan, Makalah, Karya Tulis serta Surat Kabar / Koran. 

Contoh Daftar Pustaka :
Berikut ini merupakan Beberapa Contoh Penulisan yang baik dan benar dari berbagai sumber :

·                     Hatta M.2004. Yang Terlarang dalam Berkarier. http://www.sdmlink.com/page/artikel/?act/detil/aid/42

Jumat, 10 Januari 2014

Bahasa Indonesia - tugas 3

1.    1.  Alinea·         Pengertian alinea?merupakan kumpulan suatu kesatuan pikiran yang lebih tinggi dan lebih luas dari pada kalimat. Alenia merupakan kumpulan kalimat, tetapi kalimat yang bukan sekedar berkumpul, melainkan berhubungan antara yang satu dengan yang lain dalam suatu rangkaian yang membentuk suatu kalimat, dan juga bisa disebut dengan penuangan ide penulis melalui kalimat atau kumpulan alimat yang satu dengan yang lain yang berkaitan dan hanya memiliki suatu topic atau tema. Paragraf juga disebut sebagai karangan singkat.http://raipeza24.blogspot.com/2011/10/pengertian-paragraf-alenia.html·         Macam-macam alinea?Berdasarkan sifat dan tujuannya, alinea dapat dibedakan menjadi :1.Alinea Pembuka2.Alinea Penghubung3.Alinea PenutupBerdasarkan sifat isinya, alinea dapat dibedakan menjadi :1.Alinea persuatif2.Alinea argumentatif3.Alinea deskriptifBerdasarkan fungsi, alinea dapat dibedakan menjadi :1. Alinea Pembuka2.Alinea Pengembanghttp://rachmatmuggy.blogdetik.com/2012/11/12/pengertiantujuan-macam-macam-dan-syarat-alinea/·         Syarat-syarat pembentukan alinea? Adapun syarat - syarat dari alinea yaitu : 1.Kesatuan, maksudnya semua kalimat yang membina alinea itu secara bersama-sama menyatakan satu hal suatu hal tertentu.2.Koherensi, (kekompakan hubungan antara sebuah kalimat dengan kalimat yang lain yang membentuk alinea itu).3.Perkembangan alinea, (perkembangan alinea adalah penyusunan/ perician daripada gagasan-gagasan yang membina alinea-alinea itu)4.Efektif, dengan penggunaan kalimat yang efektif, maka ide akan disampaikan secara tepat.http://rachmatmuggy.blogdetik.com/2012/11/12/pengertiantujuan-macam-macam-dan-syarat-alinea/·         Macam dan cara menempatkan kalimat topik?KALIMAT  TOPIKGagasan atau pendapat dapat dikemukakan secara lisan dan tertulis. Pada prinsipnya penyampaian gagasan atau pendapat secara lisan dan tulis hampir tidak berbeda. Dalam mengemukakan pendapat diperlukan rumusan ide pokok yang jelas dan ide pendukung yang memadai. Mengemukakan pendapat secara tertulis dalam bentuk paragraf-paragraf perlu menggunakan cara pengaturan ide pokok dan ide pendukung yang baik. Untuk itu ikutilah tahap-tahap cara mengemukakan pendapat secara tertulishttp://yusuf182.wordpress.com/2010/09/04/18/  ·Macam-macam kalimat topikBerdasarkan letak kalimat utamanyaParagraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas. Contoh:Kemauannya sulit untuk diikuti. Dalam rapat sebelumnya sudah diputuskan bahwa dana itu harus disimpan dulu. Para peserta sudah menyepakati hal itu. Akan tetapi, hari ini ia memaksa menggunakannya membuka usaha baru.Paragraf Induktif adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat topik. Paragraf induktif dapat dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu generalisasi, analogi, dan kausalitas.Generalisasi adalah pola pengembangan paragraf yang menggunakan beberapa fakta khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum. Contoh:Setelah karangan anak-anak kelas tiga diperiksa, ternyata Ali, Toto, Alex, dan Burhan, mendapat nilai delapan. Anak-anak yang lain mendapat nilai tujuh. Hanya Maman yang enam dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang. Oleh karena itu, boleh dikatakan anak-anak kelas tiga cukup pandai mengarang.2.       2 .Perkembangan alinea·Metode perkembangan alineaMETODE PENGEMBANGAN ALINEAa.Metode DefinisiYang dimaksud dengan definisi adalah usaha penulis untuk menerangkan pengertian/konsepistilah tertentu. Untuk dapat merumuskan definisi yang jelas, penulis hendaknya memperhatikan klasifikasi konsep dan penentuan cirri khas konsep tersebut. Satu hal yang perlu diingat dalam membuat definisi, kita tidak boleh mengulang kata atau istilah yang kita definisikan di dalam teks definisi itu.b.Metode ProsesSebuah paragraf dikatakan memakai metode proses apabila isi alinea menguraikan suatu proses. Proses ini merupakan suatu urutan tindakan atau perbuatan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu. Bila urutan atau tahap – tahap kejadian berlangsung dalam waktu yang berbeda, penulis harus menyusunnya secara runtut (kronologis). Banyak sekali peristiwa atau kejadian yang prosesnya berbeda satu sama lainnya. Proses kerja suatu mesin , misalnya, tentu berbeda sangat jauh dengan proses peristiwa sejarah.c.Metode Contoh  Dalam karangan ilmiah, contoh dan ilustrsi selalu ditampilkan. Contoh-contoh terurai, lebih-lebih yang memerlukan penjelasan rinci tentu harus disusun berbentuk paragraf.d. Metode Sebab-AkibatMetode sebab-akibat atau akibat-sebab (kausalitas) dipakai untuk menerangkan suatu kejadian dan akibat yang ditimbulkannya, atau sebaliknya. Factor yang terpenting dalam metode kausalitas ini adalah kejelasan dan kelogisan. Artinya, hubungan kejadian dan penyebabnya harus terungkap jelas dan informasinya sesuai dengan jalan pikiran manusia. Metode kausalitas atau sebab-akibat umumnya tampil di tengah karangan yang berisi pembahasan atau analisis. Sifat paragrafnya argumentative murni atau dikombinasikan dengan deskriptif ata eksposisi.e. Metode PerbandinganKalimat topik berisi perbandingan dua hal, misalnya yang bersifat abstrak dengan yang bersifat kongkret. Kalimat topik tersebut dikembangkan dengan memperinci perbandingan tersebut dalam bentuk yang lebih detail.http://bhebehg.blogspot.com/2012/12/artikel-metode-pengembangan-alinea.html 3.Berilah sebuah artikel bebas/ilmiah kemudian tentukan ide pokok nya setiap alinea tersebut“Pertamina Ajak Anak Rawat Gigi”, mengapa pertamina mengajak anak-anak untuk merawat gigi? Karna masih banyak fakta bahwa masyarakat masih menganggap sepele, karna memeiliki gigi rusak masih dianggap sebagian besar masyarakat itu wajar.Sedangkan yang kita ketahui juga banyak sekali fakta dan kejadian bahwa masih banyak orang yang mengeluh akan kesehatan giginya, contoh dari gigi sensitif yang tidak tahan dengan minuman dingin dan sebagainya, adapula yang sampai berlubang dan tidak enak ketikan sedang mengunyah makanan. Dari sekian banyak kejadian tersebut dengan artikel yang saya dapat ini, memang sangatlah perlu kita merawat gigi.Dan dalam kegiatan ini harapan akan timbul mulai dari sekarang menjaga dan memelihara gigi secara rutin, pada penyuluhan yang dilakukan oleh Pertamina ini juga diawali dengan penyerahan simbolis alat kesehatan, alat peraga dan sikat gigi. Kegiatan pun diisi dengan penyuluhan kesehatan gigi pada anak-anak, dan dengan acara ini sangatlah bermanfaat bagi anak-anak, dan juga semoga Pertamina tidak ada bosan untuk selalu memberikan peyuluhan seperti ini.http://aldian-pratama.blogspot.com/2013/10/tugas-bahasa-indonesia-merangkum-sebuah.html